926 Ribu Kendaraan Meninggalkan Jakarta hingga H-3 Lebaran

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan pemudik antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek, Jawa Barat, Sabtu 1 Juni 2019. Pada puncak arus mudik lebaran 2019 yang diperkirakan pada H-4 lebaran, sejumlah titik di Tol Jakarta-Cikampek-Cipali mengalami kepadatan volume kendaraan pemudik. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

    Kendaraan pemudik antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek, Jawa Barat, Sabtu 1 Juni 2019. Pada puncak arus mudik lebaran 2019 yang diperkirakan pada H-4 lebaran, sejumlah titik di Tol Jakarta-Cikampek-Cipali mengalami kepadatan volume kendaraan pemudik. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat total 926.852 kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah timur, barat dan selatan sejak H-7 sampai H-3 Lebaran 2019 atau 29 Mei-2 Juni. Corporate Communication Department Head Jasa Marga, Irra Susiyanti mengatakan angka ini naik sebesar 34 persen dari lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal sebesar 689.712 kendaraan.

    Baca: Pemudik Lewat Jalur Tengah Bojonegoro Naik 40 Persen

    Dia mengatakan jumlah lalu lintas untuk lima hari itu telah memenuhi 71 persen dari prediksi volume lalu lintas yang akan meninggalkan Jakarta menuju ketiga arah (lebih dari 1 juta kendaraan) sejak H-7 sampai H-1 Lebaran 2019.

    "Sehingga terdapat sisa 29 persen atau sebanyak 369 ribu kendaraan yang masih belum melakukan perjalanan mudik," kata Irra dalam keterangan tertulis, Senin, 3 Juni 2019.

    Sementara itu, kata dia, untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 56 persen ke arah timur, 27 persen ke arah barat dan 17 persen ke arah selatan.

    Adapun dengan rincian distribusi lalu lintas, yaitu:
    Arah Timur
    Lalin mudik arah timur merupakan kontribusi lalin mudik di dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pemudik menuju arah Jalan Tol Cikopo-Palimanan dan GT Kalihurip Utama untuk pemudik menuju arah Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.

    Untuk GT Cikampek Utama, dengan jumlah 362.363 kendaraan, naik sebesar 213,02 persen dari LHR normal 115.765 kendaraan. Sedangkan GT Kalihurip Utama, dengan jumlah 153.290 kendaraan, turun sebesar 3,18 persen dari LHR normal 158.332 kendaraan

    Maka dari itu, kata Irra, total kendaraan yang menuju arah Timur adalah sebanyak 515.653 kendaraan, naik sebesar 88,13 persen dari LHR normal 274.087 kendaraan. Jumlah ini baru memenuhi realisasi 71 persen dari total prediksi Jasa Marga untuk lalu lintas mudik yang menuju ke arah Timur sebesar 724.889 kendaraan sejak H-7 sampai H-1 Lebaran 2019, sehingga terdapat sekitar 209.236 kendaraan yang masih belum melakukan perjalanan mudik.

    Arah Barat
    Irra mengatakan Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Barat via GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang selama lima hari sebesar 250.019 kendaraan, turun sebesar 3,87 persen dari LHR normal 260.087 kendaraan.

    Baca : Perlancar Mudik, Tol Cijago Seksi II Dibuka Fungsional Hari Ini

    Arah Selatan
    Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju arah Selatan/Lokal via GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi selama lima hari sebesar 161.180 kendaraan, naik sebesar 3,63 persen kendaraan dari LHR normal 155.538 kendaraan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.