Panglima TNI Melepas Sebanyak 1.120 Prajurit Mudik Lebaran

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anggota TNI dan Polri ikuti acara Buka Puasa Bersama dengan Presiden Joko Widodo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Lapangan Monas, Jakarta, Kamis 16 Mei 2019. TEMPO/Subekti.

    Sejumlah anggota TNI dan Polri ikuti acara Buka Puasa Bersama dengan Presiden Joko Widodo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Lapangan Monas, Jakarta, Kamis 16 Mei 2019. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta-Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berpesan kepada para prajurit yang  mudik lebaran agar selalu mengutamakan keamanan dan keselamatan. Tindakan itu harus selalu dicamkan baik saat berangkat maupun kembali mudik.

    Pesan tersebut disampaikan Hadi sebelum melepas 1.120 anggotanya untuk melaksanakan mudik  bersama. "Itu prioritas utama untuk diperhatikan," ujar Hadi melalui siaran pers, Ahad, 2 Juni 2019.

    Baca Juga: Puncak Mudik H-4, 87 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta

    Meski sedang tidak bertugas, Hadi mengimbau agar setiap prajurit yang mudik senantiasa mencermati dan mewaspadai setiap perkembangan atau dinamika sosial sekecil apapun. Tujuannya untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan. Hadi juga mengingatkan anggota tentara untuk memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI di mana pun berada.

    "Terakhir, manfaatkan waktu cuti ini sebaik-baiknya untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan lingkungan sekitar. Sehingga setelah cuti bersama kita kembali ke titik nol, dengan semangat dan etos kerja yang lebih baik," tutur Hadi.

    Sebanyak 1.120 orang anggota TNI ikut serta dalam mudik bersama yang difasilitasi oleh instansi tersebut. Sekitar 32 unit bus dengan tujuan Jakarta-Surabaya, Jakarta-Madiun, Jakarta-Solo, Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Semarang, Jakarta-Purwokerto dan Jakarta-Purworejo disediakan untuk mengangkut mereka.

    Simak Juga: Mudik Tahun Ini Jalur Nagreg Lancar, Begini Kata Wakapolri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.