Mudik 2019: Sedia Bensin Sebelum Jalan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arus mudik Di tol lingkar luar dari arah Jakarta ke tol Cikampek mulai terjadi kemacetan di KM 43 atau sekitar 1 kilometer menjelang simpang susun Cikunir, Kamis dini hari, 30 Mei 2019. TEMPO/MUSTAFA ISMAIL

    Arus mudik Di tol lingkar luar dari arah Jakarta ke tol Cikampek mulai terjadi kemacetan di KM 43 atau sekitar 1 kilometer menjelang simpang susun Cikunir, Kamis dini hari, 30 Mei 2019. TEMPO/MUSTAFA ISMAIL

    TEMPO.CO, Bekasi - Saat mudik 2019, padatnya kendaraan di jalur mudik mengharuskan pemudik menyiapkan segala hal dengan lengkap di kendaraan. Mulai dari minuman hingga makanan. Jangan sampai Anda kehausan atau mengalami perut keroncongan di perjalanan.

    Baca juga: Mudik 2019, 8 Gerbang Tambahan Cikampek Utama Difungsikan 30 Mei

    Faktanya tak mudah mencari minuman atau makanan di tengah kemacetan di jalan tol. Di beberapa titik ruas jalan tol boleh jadi ada pedagang asongan, namun barangkali belum tentu sesuai dengan selera Anda.

    Jangan pula berharap bisa beli minum atau makan di rest area, yang selalu padat dan antre.  Seperti dialami Tim Liputan Mudik Tempo Kamis dinihari, 30 Mei 2019. Sulitnya mencari ruang parkir mulai terasa dari pintu masuk rest area. Karena penuh, terpaksa . pengemudi memarkir kendaraan di luar rest area.  

    Rest area KM 19 dari arah Jakarta, misalnya, sudah penuh menjelang subuh. Antrean mobil mengular hingga bahu tol. Rest area di kilometer 33 juga tak kalah padat, bahu jalan berderat masuk-mobil yang nggak mendapat tempat parkir di rest area.

    Diingatkan kepada pemudik untuk memperhatikan betul bahan bakar kendarannya. Sebaiknya bahan bakar diisi penuh sebelum memasuki jalan tol Cikampek. Mengantre membeli bahan bakar di rest area sangat tidak disarankan, mengingat padatnya kendaraan.

    Baca berita Mudik 2019 lainnya di Tempo.co


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.