Arus Mudik dari Tol JORR Menuju Cikampek Mulai Macet di KM 43

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arus mudik Di tol lingkar luar dari arah Jakarta ke tol Cikampek mulai terjadi kemacetan di KM 43 atau sekitar 1 kilometer menjelang simpang susun Cikunir, Kamis dini hari, 30 Mei 2019. TEMPO/MUSTAFA ISMAIL

    Arus mudik Di tol lingkar luar dari arah Jakarta ke tol Cikampek mulai terjadi kemacetan di KM 43 atau sekitar 1 kilometer menjelang simpang susun Cikunir, Kamis dini hari, 30 Mei 2019. TEMPO/MUSTAFA ISMAIL

    TEMPO.CO, Jakarta - Arus mudik pada Kamis dini hari, 30 Mei 2019, makin deras. Di tol lingkar luar dari arah Jakarta ke Cikampek kemacetan mulai terjadi di KM 43 atau sekitar 1 kilometer menjelang simpang susun Cikunir. Mobil berbaris tiga lajur merayap, kadang tidak bergerak. 

    Baca juga: H - 7, Arus Mudik Roda 2 Menuju Merak Mulai Lintasi Kota Serang

    Sebelumnya, di KM 38 tol lingkar luar juga sempat dihadang kemacetan sekitar 500 meter. Kemacetan terjadi karena ada kecelakaan. Ketika Tempo tiba di sana mobil sedan warna biru itu salah satu ban bagian kanannya lepas. Setelah itu, jalan kembali lancar.

    Suasana tol lingkar luar dari arah Serpong, Tangerang, relatif sepi dan sangat lancar. Tempo bisa dengan leluasa memacu Kijang Innova yang digunakan untuk Liputan Mudik Tempo 2019.

    Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek memprediksi terjadi lonjakan lalu lintas kendaraan mudik Lebaran di Tol Cikampek menuju Tol Trans Jawa pada Rabu malam. "Prediksi meningkat hampir 100 persen dari lalu lintas normal," kata juru bicara PT Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek, Hendra Damanik, Rabu, 29 Mei 2019.

    Menurut Hendra, diperkirakan sebanyak 61.232 kendaraan menuju Tol Trans Jawa melalui gerbang tol Cikampek Utama di kilometer 70 saat arus mudik 2019. Jumlah itu hampir dua kali lipat dari kondisi lalu lintas harian sebanyak 31.895.

    MUSTAFA ISMAIL | ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.