Pra Ritual Waisak, Umat Buddha Samarinda Gelar Buka Puasa Bareng

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Umat Buddha menyalakan lilin saat puja bhakti perayaan Hari Tri Suci Waisak 2563 BE/2019 di Vihara Swarna Giri Tirta, Ambon, Maluku, Ahad, 19 Mei 2019. Perayaan Tri Suci Waisak 2563 BE/2019 ini, mengambil Tema

    Umat Buddha menyalakan lilin saat puja bhakti perayaan Hari Tri Suci Waisak 2563 BE/2019 di Vihara Swarna Giri Tirta, Ambon, Maluku, Ahad, 19 Mei 2019. Perayaan Tri Suci Waisak 2563 BE/2019 ini, mengambil Tema "Pahami Hati, Tampakkan Kesejatian Diri, Implementasikan Bodhisattyana dengan Berbagi dan Melayani". ANTARA/izaac mulyawan

    TEMPO.CO, Samarinda - Umat Buddha di Samarinda menggelar buka puasa bersama sebelum menggelar ritual peringatan Trisuci Waisak, di Maha Vihara Sejahtera Maitreya, Kota Samarinda, Ahad, 19 Mei 2019.

    Baca juga: Alasan Waisak 2019 Dipusatkan di Candi Muara Takus

    “Kami mengundang anak yatim, marbot masjid, pekerja kebersihan, dan warga kurang mampu pada buka puasa hari ini,” kata Ketua Panitia, Dharmadi Setiawan.

    Sebanyak 728 paket sembako dibagikan ke para peserta. Selain itu, peserta juga disuguhkan menu vegetarian. Di mana terdapat 36 stan makanan dengan ragam menu.

    “Melalui sajian vegetarian, kami ingin mengakarkan pola hidup sehat. Agar masyarakat menyukai makanan vegetarian,” kata Dharmadi.

    Salah satu menu paling diminati ialah nasi gulai. Yakni, jamur yang disajikan dengan gulai, tapi rasanya begitu menyerupai daging.

    Salah satu peserta, Nurhani, 53 tahun, sangat menikmati gelaran tersebut. Baru pertama kali ikut, ia berharap bisa hadir lagi tahun depan. Acara serupa sebelumnya telah digelar selama 4 tahun sebelumnya.

    “Luar biasa ya, saya kira tadi itu daging. Baru tahu pas ada yang bilang itu jamur,” kata Nurhani.

    Dharmadi menjelaskan, uniknya tahun ini ialah bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Untuk itu, tema Waisak tahun ini ialah tentang merajut keragaman dan berbagi kasih antar sesama tanpa memandang perbedaan.

    “Semoga tahun berikutnya kami mampu mengundang lebih banyak orang lagi,” kata Dharmadi.

    Usai menggelar buka puasa bersama, umat Buddha melanjutkan ritual peringatan hari Trisuci Waisak 2563 BE/2019 di lantai 1 Ruang Grha Sakyamuni Buddha. Dengan rangkai prosesi seperti penyalaan dan persembahan lilin, perenungan makna Waisak, Puja Bakti Waisak, dan ditutupi dengan memandikan Rupang Buddha.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.