TKI dari Malaysia yang Mudik Mulai Padati Pelabuhan di Nunukan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal yang bekerja di Negeri Sabah dipulangkan pemerintah Malaysia berbaris saat pemeriksaan barang bawaan di xray bea cukai Pelabuhan Internasional Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, 1 April 2016. Sebanyak 122 TKI ilegal kembali dipulangkan. ANTARA FOTO

    Tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal yang bekerja di Negeri Sabah dipulangkan pemerintah Malaysia berbaris saat pemeriksaan barang bawaan di xray bea cukai Pelabuhan Internasional Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, 1 April 2016. Sebanyak 122 TKI ilegal kembali dipulangkan. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Nunukan - Arus mudik lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah mulai tampak di Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu, 18 Mei 2019. Sejumlah penumpang mulai memadati KM Catlleya tujuan Pelabuhan Parepare, Sulawesi Selatan.

    Baca juga: Mudik Lebaran, Kapal di Bawah 5.000 GT Tak Akan Angkut Penumpang

    Pelaksana Harian Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan, Ahmad Kosasi di Nunukan, Sabtu,  mengakui ada penambahan jumlah penumpang dibandingkan hari sebelumnya, namun masih dalam tahap normal.

    Mengenai penumpang hingga sampai dekat cerobong kapal, menurut dia, itu bukan karena kelebihan kapasitas. "Mungkin penumpang naik dekat cerobong karena masih sumpek di deck kamar," ujar Kosasi.

    Sesuai manifes, jumlah penumpang mudik yang berangkat menggunakan KM Cattleya hanya 800-an orang.

    "Mengenai melubernya penumpang hingga dekat cerobong kapal disebabkan oleh banyaknya barang," kata Kepala Sub Seksi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli, Ali Aminuddin Hamid.

    Ali dan Kosasi menambahkan, puluhan penumpang yang berada di depan restoran kapal tersebut hanya sementara saja.

    Pastinya, kata dia, penumpang tidak tidur dekat restoran tersebut dan bukan pula disebabkan oleh kelebihan kapasitas.

    Ia mengungkapkan, penumpang mudik lebaran menggunakan KM Cattleya kali ini hampir semua tenaga kerja Indonesia (TKI) dari Negeri Sabah Malaysia.

    Secara nasional posko angkutan arus mudik lebaran Idul Fitri di Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan baru dimulai 21 Mei 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK Terkait Sengketa Pilpres 2019 Berlangsung Dua Pekan

    Sidang MK terkait sengketa Pilpres 2019 memasuki tahap akhir. Majelis hakim konstitusi akan membacakan putusannya pada 27 Juni. Ini kronologinya.