AP II Prediksi Jumlah Penumpang Pesawat Mudik 2019 Turun

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelepasan mudik lebaran bersama bertajuk

    Pelepasan mudik lebaran bersama bertajuk "Mudik Bareng Guyub Rukun" yang diselenggarakan oleh BUMN dan PT Angkasa Pura II, di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten pada Jumat, 8 Juni 2018. (TEMPO/Oton Sukarnain)

    TEMPO.CO, Tangerang-Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin memprediksi pergerakan penumpang dan pesawat pada arus mudik 2019 menurun.

    Baca juga: Perlancar Arus Mudik, Pemerintah Akan Berlakukan Jalur Satu Arah di Tol

    "Kami memang belum membuat proyeksi, tapi kalau melihat trendnya sedikit berbeda dengan tahun lalu," ujarnya usai meresmikan Digital Lounge Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis petang 9 Mei 2019.

    Menurut Awaluddin, perbedaan tren penumpang dan pergerakan pesawat pada Lebaran tahun ini dipengaruhi mahalnya harga tiket pesawat dan telah beroperasinya jalan Tol Trans Jawa. "Tahun lalu jalan tol masih fungsional. Lebaran tahun ini seperti tol Trans Jawa sudah operasional dan sudah terkoneksi dengan baik. Ada pergeseran moda transportasi yang akan mempengaruhi waktu berpergian, jumlah dan jenis moda angkutan transportasinya," katanya.

    Dia juga mengakui tiket pesawat mahal mempengaruhi penurunan trend ini. "Ada pengaruhnya. Tapi di sini kami melihat muncul titik keseimbangan baru dalam kepergian karena banyak pilihan moda transportasi. Alternatif bukan hanya karena harga, tapi lebih kepada kenyamanan dan kecepatan dan pilihan mereka untuk memilih moda transportasi. Variasi itu lebih banyak sekarang," ucapnya.

    Sebagai operator bandara, Awaluddin senang melihat trend perbedaan ini. Karena, kata dia, ini menunjukkan sudah mulai terjadi peningkatan dan penambahan fasilitas modal transportasi. Masyarakat tidak tergantung angkutan darat, laut atau udara saja. "Sebarannya mulai merata."

    Awaluddin memastikan penurunan tren penumpang ini tidak akan mempengaruhi kinerja perseroan dalam mengucurkan investasi membangun sarana dan prasarana dan meningkatkan fasilitas di 16 bandara yang dikelola perusahaan pelat merah itu. "Investasi pembangunan jalan terus," katanya.

    Terkait dengan persiapan arus mudik 2019, Angkasa Pura II telah melakukan berbagai persiapan seperti, memastikan standar operasional prosedur seluruh sarana dan prasarana, meningkatkan kapasitas infrastruktur layanan hingga aparat pengamanan. "Akan ada 8000 petugas gabungan yang mengawal 16 Bandara yang kami kelola," kata Awaluddin. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.