Kamis, 20 September 2018

Jelang Idul Fitri 1439 H, bank bjb Siapkan Dana Rp 14,4 Triliun

Reporter:
Editor:

Nurul Tirsa Sari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bank BJB

    Bank BJB

    INFO RAMADAN - Untuk mengantisipasi kebutuhan dana masyarakat di bulan Ramadan dan menjelang hari libur Lebaran, bank bjb menyiapkan dana likuiditas sekitar Rp 14,4 triliun. Dana tersebut telah dan akan didistribusikan ke semua jaringan kantor bank bjb yang tersebar di Indonesia, terutama ke sejumlah kota tujuan mudik.

    Dana yang disiapkan untuk menghadapi libur Lebaran tahun ini meningkat 50 persen dibandingkan dengan alokasi yang disiapkan pada bulan Ramadan dan menjelang Lebaran tahun lalu. Hal ini dikarenakan pencairan dana sertifikasi guru, dana bantuan operasional sekolah (BOS), gaji aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunan bulan Juni, gaji ke-14 ASN dan pensiunan, serta tunjangan hari raya (THR) ASN dan pensiunan. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan dalam acara buka puasa bersama insan pers, di The Valley Bistro Café, Bandung, Rabu malam, 6 Juni 2018.

    Bank bjb juga menerima layanan penukaran uang di semua Kantor Cabang bank bjb. Namun selama bulan Ramadan 1439 H, bank bjb melalui Kantor Cabang Pembantu (KCP) Pemerintah Kota Bandung ditunjuk bersama bank-bank lain secara khusus melayani penukaran uang di sekitar Bank Indonesia untuk wilayah Bandung. Sedangkan untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, yang ditunjuk secara khusus adalah Kantor Cabang (KC) BSD, KC Daan Mogot, KC Gajah Mada, KC Hasyim Ashari, Kantor Cabang Khusus (KCK) Jakarta, KC Kebayoran Baru, KC Rasuna Said, KC Rawamangun, KC S. Parman, dan KC Saharjo.

    Menurut data, Bank Indonesia menyediakan uang kartal untuk persiapan lebaran senilai Rp 188,2 triliun.‎ Uang kartal tersebut, disebarkan ke semua kantor perwakilan BI di Indonesia, untuk kebutuhan selama Ramadan dan Lebaran tahun ini yang liburnya semakin panjang. Bank Indonesia juga mengimbau agar masyarakat menukarkan uang baru untuk persiapan Lebaran di tempat resmi. Hal itu dilakukan untuk mencegah peredaran uang palsu.

    Selain pasokan uang, BI juga akan menggandeng 13 bank, termasuk bank bjb dalam menyiapkan layanan penukaran uang pecahan kecil (UPK), melalui mobil layanan kas yang dilaksanakan mulai 21–25 Mei 2018 untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, yang dilaksanakan di Lapangan IRTI Monas. Bank bjb ikut serta dalam layanan kas keliling di daerah Pondok Indah pada 4–7 Juni 2018. Sedangkan untuk wilayah Bandung dan sekitarnya dimulai pada 21 Mei-7 Juni 2018, yang dilaksanakan di sejumlah tempat, seperti Monumen Perjuangan Rakyat, Lapangan Tegalega, Alun-alun Ujungberung, Alun-alun Cimahi, Halaman Parkir Balai Kota Bandung, dan Asia Afrika di Jalan DR. Ir. Sukarno.

    Bank bjb juga melayani penukaran UPK melalui mobil layanan kas, yang kegiatannya dilaksanakan di semua kantor cabang bank bjb yang tersebar di seluruh Indonesia. Layanan ini juga sejalan dengan upaya pihak regulator dalam hal clean money policy dan mencegah peredaran uang palsu.

    Kemudian untuk menyesuaikan layanan selama bulan Ramadan menjelang Idul Fitri 1439 H, bank bjb pun membuka layanan weekend banking yang akan tetap beroperasi seperti biasa setiap weekend-nya dan hanya tutup pada 10, 16, dan 17 Juni 2018. Namun nasabah bisa menggunakan layanan non-operasional kantor dengan e-channel, seperti bjb ATM, bjb NET, bjb SMS, bjb EDC (bjb DIGI).

    Irfan menambahkan, layanan menjelang liburan Lebaran didukung ribuan jaringan ATM yang tersebar di wilayah strategis Indonesia serta semua jaringan ATM Bersama dan Jaringan PRIMA yang tersebar di Indonesia. Jumlahnya mencapai puluhan ribu. “Selain penarikan uang tunai, semua layanan e-channel ini menyediakan sarana yang memungkinkan nasabah bertransaksi dengan nyaman dan aman. Yakni berupa informasi rekening, transfer, pembayaran air, telepon, kartu kredit, televisi berlangganan, Internet, isi ulang pulsa, dan layanan perbankan lain,” katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga