Jumat, 19 Oktober 2018

Begini Sandiaga Uno Minta Konvoi Malam Takbiran Terorganisir Rapi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat mengunjungi Bazar Ramadan Produk OK-OCE di Pademangan Barat, Jakarta Utara, Sabtu, 2 Juni 2018. Tempo/Adam Prireza

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat mengunjungi Bazar Ramadan Produk OK-OCE di Pademangan Barat, Jakarta Utara, Sabtu, 2 Juni 2018. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta masyarakat yang berencana menggelar kegiatan konvoi pada malam takbiran nanti melapor lebih dulu kepada Dinas Perhubungan DKI. Hal itu agar kegiatan takbiran tidak mengganggu ketertiban masyarakat.

    "Salah satu yang ingin digagas Pemprov DKI adalah tidak membiarkan acara takbir keliling tidak terorganisir dengan baik, jadi bagi yang ingin menyelenggarakan konvoi saat malam takbiran dikoordinasikan dengan Dishub DKI," kata Sandiaga Uno di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Sabtu, 9 Juni 2018.


    Baca : Sandiaga Uno Sebut Pemprov DKI Akan Menggelar Takbir Akbar

    Saat ini, kata Sandiaga Uno, Pemprov DKI tengah menyusun koordinasi pengamanan Ibu Kota pada malam takbir Lebaran 2018. Sandiaga memastikan pihaknya akan menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif.

    Untuk kegiatan konvoi malam takbiran sendiri, Sandiaga tidak melarangnya karena kegiatan tersebut merupakan salah satu bagian dari euforia masyarakat yang menyambut Hari Raya Idul Fitri. Namun, Sandiaga juga tidak menganjurkan digelarnya aksi konvoi malam takbiran.

    "Kita tidak menghimbau juga tidak menganjurkan karena kita cenderung lebih banyak melihat mudaratnya," kata Sandiaga. Mudarat yang dimaksudkan Sandiaga Uno adalah menimbulkan kemacetan dan potensi gangguan ketertiban masyarakat.

    "Jadi kami ingin menghimbau untuk konvoi (malam takbiran) itu dilakukan dengan pengamanan dan pelaporan kepada Dinas Perhubungan DKI dengan diberikan informasi jalurnya kemana saja," kata Sandiaga Uno lagi.


     

     

    Lihat Juga