Selama Ramadan, Pemkot Depok Pantau Harga Daging di Pasar Modern

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi daging sapi beku. livestrongcdn.com

    Ilustrasi daging sapi beku. livestrongcdn.com

    TEMPO.CO, Depok - Pemerintah Kota Depok menggelar razia ke pasar modern untuk melakukan pengecekan harga daging dan barang kebutuhan pokok selama Ramadan. Inspeksi mendadak ini dipimpin oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kania Parwanti.

    "Untuk hari yang sidaknya ke Giant dan Hypermart," ujar Kania di Jalan Margonda Raya, Depok, Kamis, 24 Mei 2018.

    Menurut Kania, pengecekan dilakukan untuk memastikan harga daging, ayam, dan telur terjangkau. Hal ini menindaklanjuti Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penetapan Harga Acuan Pembelian.

    "Jadi harga daging beku itu Rp 80 ribu per kilo, ayam paling tinggi Rp 32 ribu, telur juga seharusnya cuma Rp 22 ribu."

    Baca: Sandiaga Uno Janji Harga Daging di DKI Rp 100 Ribu Selama Ramadan

    Berdasarkan pemantauan Tempo, harga daging beku di Hypermart Rp 88 ribu dan di Giant Rp 80 ribu per kilogram.

    Harga ayam di Hypermart Rp 28.900, sedangkan Giant mematok harga Rp 27 ribu per kilogram. Lalu harga telur di Hypermart Rp 25.950 dan di Giant Rp 26.300 per kilogram.

    Harga yang diatur dalam Permendag, kata Kania, masih ada yang belum diikuti oleh pasar modern. Telur untuk di Giant dan Hypermart masih terlampau mahal. "Kami akan lakukan pengecekan lagi dalam beberapa hari. Kalau masih melanggar, akan diberikan surat teguran," tuturnya.

    Store Manager Hypermart Depok Town Square Anto menyampaikan bahwa semua harga telah diatur oleh manajemen pusat. Kalau sudah aturan yang dikeluarkan pemerintah, akan diikuti. "Naik-turunnya harga juga ditentukan oleh patokan dari supplier," katanya.

    Staf Giant Margo City, Florentina, mengatakan belum mengetahui ada edaran tentang patokan harga daging dan kebutuhan pokok. Kalau suratnya sudah diterima manajemen pusat, akan langsung dilakukan perubahan. "Kami pasti ikuti aturannya," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.