Masih Ada Tiket Kereta Mudik-Balik Banyuwangi

Senin, 13 Agustus 2012 | 13:46 WIB
Masih Ada Tiket Kereta Mudik-Balik Banyuwangi
Sejumlah calon pemudik antre untuk medapatkan tiket kereta api mudik Lebaran kelas ekonomi di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (2/7). ANTARA/Rosa Panggabean

TEMPO.CO, Banyuwangi - Kepala Hubungan Masyarakat PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi IX Jember, Gatot Sutiyatmoko, mengatakan tiket kereta api jurusan Banyuwangi dari dan ke sejumlah tujuan sudah ludes untuk 16-19 Agustus 2012.

Namun, untuk selain tanggal itu masyarakat masih bisa mendapatkan tiket KA untuk mudik maupun balik. "Karena penjualan masih berkisar 80-90 persen," kata Gatot di Banyuwangi, Senin, 13 Agustus 2012.

Menurut Gatot, ada tujuh rangkaian kereta yang dioperasikan untuk melayani pemudik. Antara lain, kereta kelas ekonomi yakni KA Tawang Alun jurusan Banyuwangi-Malang, KA Sritanjung jurusan Banyuwangi-Lempuyangan, Yogyakarta. Selain itu ada KA Pandanwangi jurusan Banyuwangi-Jember, KA Probowangi jurusan Banyuwangi-Probolinggo, serta KA lokal jurusan Banyuwangi-Kalibaru.

Untuk kelas bisnis-eksekutif, PT KAI mengoperasikan KA Mutiara Timur dan Mutiara Malam jurusan Banyuwangi-Surabaya. PT KAI hanya menambah satu gerbong kereta ekonomi, KA Sritanjung berkapasitas 106 penumpang. Gerbong ekonomi AC ini dioperasikan sejak Minggu kemarin, 12 Agustus 2012.

Kepala Stasiun Banyuwangi Baru, Sofwan Hadi, mengatakan, keberangkatan kereta ekonomi belum sepenuhnya padat terutama pada gerbong ekonomi AC. Menurut dia, sejak dioperasikan H-7 kemarin, rata-rata penumpang kereta ekonomi AC baru 50 persen. "Kemarin cuma terisi 56 kursi dari kapasitas 106 kursi," katanya.

Harga ekonomi AC ini memang lebih mahal yakni mencapai Rp 100 ribu per orang. Sedangkan tiket kereta ekonomi non-ac jurusan Banyuwangi-Surabaya hanya Rp 21 ribu per orang.

IKA NINGTYAS

Berita lain:
Kereta Gratis Ber-AC Sepi Peminat

Sidang Isbat Lebaran 18 Agustus

SBY: Jangan Gampangkan Persiapan Lebaran

Komentar


Bagikan Berita Ini

Jalan Masih Lengang, Pemudik Motor Ngebut

Jalan Masih Lengang, Pemudik Motor Ngebut

Karena lengangnya jalan ditambah kondisi cukup mulus, membuat pemudik sepeda motor melajukan kendaraan dengan kecepatan tinggi di jalur pantura.