Jalur Mudik di Garut Dipasangi CCTV

Rabu, 08 Agustus 2012 | 13:38 WIB
Jalur Mudik di Garut Dipasangi CCTV
Kendaraan dari arah Ciamis, Tasikmalaya, Garut, dan wilayah pantai selatan Jawa melintas di Lingkar Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang telah dibuka, Selasa (23/8). Kendati Lingkar Nagreg diharapkan bisa mengurai kemacetan saat mudik dan arus balik, namun kepolisian memprediksikan kemacetan justru akan bertumpuk ke arah Garut kota dan Limbangan arah Tasikmalaya. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Garut - Jalur mudik di Kabupaten Garut, Jawa Barat, dipasangi kamera pengawas atau closed-circuit television (CCTV). Alat tersebut dipasang di daerah rawan kemacetan. “Kita sudah siapkan tiga titik pemasangan kamera pengawas,” ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut Ajun Komisaris Polisi Jujun Junaedi, Rabu, 8 Agustus 2012.

Menurut dia, daerah yang akan diawasi adalah yang berada di jalur utama selatan Jawa Barat, yakni di daerah Limbangan dan pertigaan Malangbong. Jalur penghubung Nagreg dan Gentong, Tasikmalaya, ini setiap tahunnya kerap mengalami antrean panjang kendaraan pemudik. Sementara satu kamera lagi akan dipasang di pertigaan Kiaradodot, Kecamatan Kadungora.

Pemasangan kamera pengawas ini untuk memantau situasi arus lalu lintas. Selain itu, kamera tersebut juga akan membantu petugas di lapangan dalam mengurai kemacetan. Apakah melakukan buka-tutup jalur atau mengalihkan kendaraan melalui jalur alternatif. “Kamera ini bisa diakses semua pihak karena terhubung dengan Mabes. Jadi pemudik bisa menghindari titik-titik kemacetan,” ujar Jujun.

Jujun menambahkan, jumlah kendaraan yang akan melintasi Garut akan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Berdasarkan data, pada H-7 sampai H+7 Lebaran tahun 2010 lalu, jumlah kendaraan yang melewati jalur Limbangan dan Kadungora dari arah barat menuju timur atau dari Bandung menuju Tasikmalaya mencapai 777.220 unit. Sedangkan tahun 2011 mencapai 970.020 unit atau mengalami peningkatan sebesar 24,8 persen dari tahun sebelumnya.

Sementara jumlah kendaraan yang melewati jalur Limbangan dan Kadungora dari arah timur menuju barat atau dari arah Tasikmalaya menuju Bandung pada tahun 2010 mencapai 657.512 unit dan pada 2011 mencapai 816.124 kendaraan. Dengan demikian, angkanya mengalami peningkatan 24,1 persen dari tahun sebelumnya.

Tak hanya itu, polisi juga menyiapkan alat komunikasi lainnya untuk memantau situasi arus mudik. Di antaranya pesawat rig sebanyak delapan unit, repeter empat unit, telepon 33, pesawat handy talky 200, dan telepon genggam sebanyak 850 unit. “Kami akan lakukan pelayanan secara maksimal demi kenyamanan pemudik,” ujar Jujun.

SIGIT ZULMUNIR

Berita Lain:
Garuda Tawarkan tiket Promo Lebaran
Pegawai Negeri Sipil di Garut Dapat Jatah THR
Jalur Double Track Kereta Siap Beroperasi


 


 

Komentar


Bagikan Berita Ini