33 Kapal Disiagakan untuk Mudik di Tanjung Perak

Kamis, 02 Agustus 2012 | 04:03 WIB
33 Kapal Disiagakan untuk Mudik di Tanjung Perak
Sejumlah pemudik turun dari KM Tidar yang baru sandar di Tanjung Perak, Surabaya, (22/8). Para penumpang dari kawasan Indonesia Timur seperti Makasar dan Ternate ini, pulang untuk berlebaran di kampung halaman. ANTARA/M Risyal Hidayat

TEMPO.CO , Surabaya: Syahbandar Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya memprediksi jumlah penumpang kapal laut pada lebaran kali ini akan meningkat sekitar lima persen dari tahun lalu.

Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak, I Gde Nyoman Saputra, mengatakan angkutan lebaran kali ini akan diterapkan mulai H-15 atau pada 4 Agustus-4 September atau H+15. "Kita lebih dulu dari moda lainya, angkutan laut waktunya memang lama," kata Gde Nyoman kepada Tempo, Rabu, 1 Agustus 2012.

Untuk lebaran kali ini, pengelola pelabuhan menyiapkan tiga terminal yaitu Gapura Surya di Jamrud Utara seluas 5.375 meter persegi, serta terminal gapura Nusantara di Jamarud Utara seluas 4.950 meter persegi, juga terminal Ro-ro di kade perak seluas 2.573 meter persegi. Selain itu, untuk penyeberangan Ujung-Kamal disiapkan tiga dermaga dan satu dermaga cadangan.

"Sebanyak 33 kapal juga telah kita siapkan," kata dia. Kapal yang disiapkan terdiri dari 15 kapal penumpang milik PT Pelni, tujuh kapal Ro-ro mili PT Dharma Lautan Utama, lima kapal ro-ro milik PT Prima Vista, satu kapal ro-ro milik PT Gerbang Samudera, satu ro-ro milik PT Buana Putra Perkasa, serta masing-masing satu kapal perintis milik PT Sumekar, serta PT Lautan Kumala.

Dinas Perhubungan Jawa Timur juga menyediakan dua kapal barang yang didesain menjadi kapal penumpang untuk angkutan mudik gratis. Seluruh kapal yang disediakan ini berkapasitas 42.527 penumpang.

Untuk angkutan Ujung-Kamal, otoritas pelabuhan menyediakan enam kapal ferry masing-masing dua milik PT ASDP, PT Dharma Lautan Utama, serta PT Jembatan Madura.

Humas PT Pelindo III Surabaya, Edy Priyanto, mengatakan pada lebaran tahun lalu, jumlah pemudik yang melalui Tanjung Perak mencapai 117.032 orang. Dari jumlah itu, penumpang terbesar berasal dari Banjarmasin Kalimantan. "Mayoritas mereka pekerja asal Jawa yang merantau di Kalimantan," kata Edy.

Seperti tahun lalu, puncak mudik atau penumpang turun di Tanjung Perak diperkirakan terjadi pada H-1 dengan jumlah saat itu mencapai 12.995 orang. Sedangkan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada H+6 di mana tahun lalu di hari yang sama penumpang yang meninggalkan Tanjung Perak mencapai 9.435 orang.

FATKHURROHMAN TAUFIQ

Berita lain:
Gamis Ashanty Lebih Diminati dari Kaftan Syahrini 

Berburu Takjil Berhadiah Ayam Ketawa 

Jusuf Kalla Buka Puasa Buatan Istri 

Ramadan, Iis Dahlia Ajarkan Anak Mengaji 

Nissan Sediakan Layanan Khusus Mudik Lebaran  

Komentar


Bagikan Berita Ini

Video

Arus Mudik Diklaim Masih Aman  

Arus Mudik Diklaim Masih Aman  

Pantauan utama arus mudik dilakukan di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta.