Jakarta Gelar Pesta Rakyat Selama Ramadan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para peserta bersiap sebelu mengarak ogoh-ogoh di Silang Monas dalam menyambut perayaan Hari Raya Nyepi, Jakarta, Senin (11/3). TEMPO/Aditia Noviansyah

    Para peserta bersiap sebelu mengarak ogoh-ogoh di Silang Monas dalam menyambut perayaan Hari Raya Nyepi, Jakarta, Senin (11/3). TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta: Pemerintah DKI Jakarta kembali menggelar pesta rakyat. Kali ini pesta  digelar selama bulan puasa dengan tema "Gebyar Ramadhan". Kegiatan ini mengusung  konsepnya  pasar murah untuk rakyat. "Akan ada  'Monas Fair' yaitu pesar murah di Monas," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama,  Senin, 8 Juli 2013.  Acara ini  digelar selama  tiga hari berturut-turut.

    Basuki menjelaskan memang awalnya acara di Monas akan digeber sepekan penuh.  Namun rencana diubah. Kegiatan pasar murah ini diputuskan akan  disebar di kelurahan dan kecamatan.  Alasannya, agar semua elemen masyarakat turut menikmati pesta rakyat ini.

    Monas Fair selama bulan Ramadhan ini mengusung konsep pameran dengan menonjolkan hasil kreasi usaha kecil menengah. Waktunya akan diselenggarakan tiga hari berturut-turut.  Hanya saja tanggal pastinya belum ditetapkan. 

    Acara kedua adalah bazar murah  rakyat di kecamatan dan kelurahan.  Kegiatan ini bertujuan agar  lurah, camat, dan  wali kota membuka kantor mereka untuk rakyat. "Acara kedua ini diadakan tiap Senin dan Kamis," kata Sylviana Murni, Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan, di Balai Kota. Konsepnya, camat serta lurah di seluruh Jakarta harus menyediakan makanan berbuka atau takjil.

    Selain itu, para pejabat itu juga diminta untuk sesekali mengadakan sholat tarawih di kantor masing-masing. Tujuannya, untuk mendekatkan warga dengan camat dan lurah. "Hanya untuk pelaksanaannya masih digodok," kata Sylvi.

    Menurut Sylvi, kecamat dan kelurahan bisa berkreasi mengadakan bazar. Tergantung dari kreasi masing-masing menggandeng pihak sponsor. Menurut dia, camat dan lurah boleh menggunakan APBD masing-masing tapi diutamakan mencari pihak ketiga.

    SYAILENDRA

    Terhangat:
    Karya Penemu Muda
    | Bursa Capres 2014| Ribut Kabut Asap |Tarif Progresif KRL| Bencana Aceh

    Baca Juga:
    Sopir Bus Kembali Blokir Tol Jagorawi

    Rilis Lagu PKS, Sefti Sanustika: Saya Cari Nafkah

    Tasikmalaya Resmi Buka Sekolah Penerbangan

    Istri Ultah, SBY Kasih Selamat Via Twitter

    Demokrat: Facebook SBY Bukan Strategi Politik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.